BANYUWANGI — Kabupaten Banyuwangi bersiap mencatat sejarah baru dengan hadirnya Batalyon TP yang akan dibangun di Desa Gelagah Agung, Kecamatan Purwoharjo. Kepastian ini terungkap saat tim Kementerian Pertahanan (Kemhan) melaksanakan survei lokasi pada Kamis (26/2/2026) pukul 15.00 WIB. Kegiatan dipimpin Kolonel Czi A. Wisnu Wardana, S.T., M.M., dengan penanggung jawab Mayor Kav Suprapto selaku Kasdim 0825/Banyuwangi, serta melibatkan jajaran Korem 083/Bdj, Forkopimcam Purwoharjo, Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, dan unsur Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Survei ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan aspek legalitas sebelum pembangunan resmi dilaksanakan.
Dalam rapat koordinasi di Balai Desa Gelagah Agung, seluruh unsur yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Yon TP Tahap IV tersebut. Kolonel Wisnu menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan meninjau kondisi riil di lapangan, memastikan status tanah benar-benar clear sesuai ketentuan, serta menjamin ketersediaan sumber air guna menunjang operasional satuan ke depan. Perhutani menyampaikan bahwa lahan seluas kurang lebih 50 hektare yang disiapkan merupakan kawasan hutan negara yang belum pernah dikerjasamakan dengan pihak ketiga dan telah melalui prosedur
Rapat yang berakhir pukul 15.50 WIB dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke titik rencana pembangunan di kawasan kebun jati yang memiliki akses strategis serta sumber air melimpah. Unsur TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan menyatakan kesiapan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar proses berjalan kondusif. Kehadiran Batalyon TP di Banyuwangi diharapkan tak hanya memperkuat pertahanan negara di wilayah selatan Jawa Timur, tetapi juga menjadi motor penggerak ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
